SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dana keamanan untuk pemilihan kepala desa serentak 2018 hingga saat ini belum teranggarkan. Terkait itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kotawaringin Timur didorong untuk segera menyurati DPRD Kotim.

"Memang nanti dana keamanan akan dianggarkan pada APBD Perubahan. Di APBD Murni belum bisa, karena tidak ada anggarannya," kata Ketua Komisi I DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo, Kamis (10/5/2018).

Menurutnya, DPMD Kotim diminta menyurati dewan terkait dana itu. Meminta agar dana itu mendahului APBD Perubahan.

"Itu bisa dilakukan DPMD surati DPRD meminta mendahului APBD Perubahan," kata Handoyo.

Dia menambahkan, dana itu harus teranggarkan untuk menyukseskan pilkades di 48 desa di Kabupaten Kotim. Apalagi dana itu tidak begitu besar.

--page

"Sekitar Rp300 juta saja anggarannya tidak begitu besar. Bisa saja dianggarkan nanti. Karena ini kebutuhan mendesak, berkaitan dengan sukses tidaknya pilkades," tukasnya. (NACO/B-11)