SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel mengklarifikasi kabar yang beredar, terkait pria mengamuk yang disebut-sebut menyerang Polsek Ketapang.

"Saya tegaskan, tidak ada penyerangan. Yang ada pria itu berantem dan membawa sajam. Kebetulan lewat polsek dan langsung ditangani anggota kita," kata Rommel, Kamis (10/5/2018).

Rommel menjelaskan, asal kejadiannya itu berada di pertigaan Jalan Ahmad Yani - DI Pandjaitan, tepat di sekitar Kantor Pos Sampit. Secara kebetulan, pria yang mengamuk itu melintasi polsek.

"Anggota polsek cepat tanggap. Langsung melakukan penanganan dan sigap mengamankan pelaku. Tidak ada yang terluka dalam peristiwa ini. Penanganan secara persuasif sudah dilaksanakan. Jadi saya tegaskan lagi, tidak ada penyerangan ke polsek," kata Rommel.

Pria itu sempat dibawa ke Polsek Ketapang. Petugas agak kesulitan berkomunikasi karena yang bersangkutan agak kesulitan bicara.

--page

Sebelumnya, seorang pria bernama Ruskurdiandi berusia 51 tahun, mengamuk di pertigaan jalan Ahmad Yani - Jalan DI Pandjaitan, Kecamatan Ketapang, tepatnya dekat kantor Pos Sampit, Rabu (9/5/2018) sore. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)