PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Kota Palangka Raya mengalami peningkatan selama Operasi Patuh Telabang. Naiknya angka tersebut berdasarkan perbandingan dalam operasi yang sama antara 2018 dan 2017.

Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Anang Haryanto mewakili Kapolres AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengatakan, selama giat tersebut, tercatat ada tujuh kejadian kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah itu, tiga orang meninggal dunia.

Untuk luka berat sebanyak satu orang, luka ringan lima orang dengan total kerugian materil sebesar Rp6,8 juta. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017, angka kecelakaan hanya berjumlah 4 kejadian. Dari jumlah itu, tidak ada orang yang meninggal dunia. Yang ada hanya luka berat sebanyak dua orang, luka ringan empat orang dengan total kerugian sebesar Rp6,5 juta.

Meski demikian, angka pelanggaran mengalami penurunan. Pada tahun ini, jumlah pelanggar yang ditilang sebanyak 543 orang dan 14 orang yang ditegur. Ini jauh lebih turun dibanding 2017 yang tercatat 985 warga ditilang dan 104 mendapat teguran.

Berkaca dari data tersebut, Anang kembali mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati dalam berkendara. Kemudian patuhi aturan berlalu lintas dan jangan lupa berdoa supaya selamat sampai tujuan. (BUDI YULIANTO/B-2)