MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Puskesmas Muara Teweh melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) di dua lokasi, Sabtu (12/5/2018), berupa pemberian imunisasi kepada anak agar mencegah penyakit difteri.

Kepala UPT Puskesmas Muara Teweh Derajad Hasti Parlina mengatakan, dilaksanakan ORI untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Selain itu, tujuan khususnya yakni meningkatkan kekebalan terhadap penyakit difteri, mencegah penyebaran penularan penyakit difteri, meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat imunisasi dasar lengkap, dan meningkatkan dukungan  dan perhaian seluruh lintas sektor dalam hal imunisasi.

“Imunisasi merupakan  pemberian antibodi secara buatan yang sudah disiapkan dan dimasukkan ke dalam tubuh anak sehingga mendapatkan kekebalan pasif buatan,” jelasnya.

Indikator keberhasilan pelaksanaan imunisasi diukur dengan pencapaian Universal Child Immunization (UCI) yakni minimal 90 persen bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

“Tanpa imunisasi dasar lengkap anak akan mudah terserang berbagai penyakit, kecacatan dan kematian. Keberhasilan inumusasi dapat meningkatkan kesehatan anak bangsa sebegai generasi penerus berkualitas dimasa akan datang,” katanya. (RAMADHANI/B-5)