BORNEONEWS, Palangka Raya - Debat publik calon wali kota dan wakil wali kota Palangka Raya yang berlangsung di Swissbel Hotel Danum, berlangsung ramai dan meriah. Meski begitu tetap berjalan dengan damai.
Hal ini tidak lepas dari pengamanan ketat yang digalang aparat kepolisian dan TNI. Bahkan, sebelum memasuki lokasi debat, barang bawaan setiap tamu tanpa terkecuali diperiksa petugas. Beberapa benda yang dianggap berbahaya seperti korek api dan farpum tidak diperbolehkan dibawa masuk.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya Eko Riadi menuturkan, debat publik bukan untuk ajang mencari siapa yang paling benar.
"Debat ini adalah agenda nasional dan bukan untuk mencari siapa yang lebih benar saat debat berlangsung. Namun sebagai ajang usaha agar masyarakat bisa menilai pasangan calon mana yang benar-benar pantas memimpin Palangka Raya," kata Eko.
"Selain sebagai usaha untuk meyakinkan masyarakat mencari pemimpin terbaik, debat ini juga sebagai upaya pembelajaran politik secara tidak langsung kepada masyarakat luas," lanjut Eko.
--page
Ia memperingatkan kepada 50 pendukung setiap pasangan calon agar mematuhi aturan supaya pesta demokrasi tersebut tetap berjalan kondusif. (GAZALI/B-3)








