SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nasib Dodi, sopir truk KH 9857 A yang terbalik usai menghindari lubang besar di Jalan Pramuka, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim, terbilang mujur. Dia hanya menderita luka ringan.

Dodi menceritakan, dia bersama rekannya Rahmat berkendara dari arah Jalan Tjilik Riwut menuju Jalan Soekarno. Di km 2, Dodi tidak melihat ada lubang sepanjang 2,5 meter itu, lantaran kondisi jalan gelap tanpa penerangan.

"Dari jauh tidak kelihatan. Saat sudah dekat baru kelihatan. Saya coba menghindar dengan masuk ke jalur kanan," kata Dodi, Minggu (13/5/2018).

Naasnya, saat bersamaan, ada sebuah mobil melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang terlalu dekat, Dodi pun banting stir (kemudi) ke arah kanan. Hingga truknya terbalik ke parit sedalam dua meter.

Beruntung, Dodi dan rekannya selamat dalam kejadian tersebut. Meskipun tidak ada luka yang terlihat, keduanya mengaku kesakitan di beberapa bagian badan usai mengalami benturan saat truk terguling.

--page

"Teman saya sakit di bagian wajah, saya juga. Mungkin akibat terbentur saat truk masuk ke parit," kata dia.

Hampir lima jam truk itu berada di dalam parit, sebelum excavator dari Dinas PU Kotim melakukan proses evakuasi. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)