BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotim saat bulan Ramadan ini aktif melakukan patroli.
"Razia ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa, apalagi belakangan ini marak munculnya anak jalanan," kata Handoyo, Minggu (13/5/2018)
Menurutnya, anak jalanan muncul dan beraksi di malam hari dengan nongkrong di tempat yang jadi arena ngabuburit masyarakat. Tentunya tindakan itu sangat meresahkan.
Selain dari kultur lokal yang masih sangat asing dengan penampilan anak jalanan itu, kemunculannya membuat rasa ketakutan tersendiri bagi masyarakat.
Dari itu, ia meminta agar pemerintah jangan memberikan ruang untuk mereka karena jika dibiarkan akan tumbuh di Kota ini dan akan jadi ancaman sosial ke depannya bagi daerah.
--page
Menurutnya, sebelum komunitas itu berkembang pesat dan merekrut anggotanya dari anak lokal hendaknya pemerintah hadir terlebih dahulu untuk membubarkannya. Sebab saat ini, ada sejumlah masyarakat mulai resah.
"Khawatirnya nanti masyarakat yang resah itu mengambil sikap sendiri, makanya Satpol PP harus bertindak jangan menunggu masyarakat," tegasnya.
Untuk mengatasi masalah ini, lanjut dia, tugas Satpol PP Kotim untuk menyelesaikannya terkait masalah dengan anak jalanan itu bisa ditindak melalui Satpol PP dengan cara-cara persuasif. (NACO/B-2)








