SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus menyebut, pelabuhan di Kotim selama ini belum memberikan kontribusi yang besar kepada daerah. Padahal jasa pelabuhan sangat dibutuhkan baik oleh usaha perkebunan hingga usaha rakyat.

"Saya melihat jasa kepelabuhanan di Kotim ke depannya sangat menjanjikan. Di situ berpotensi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kotim, namun sejauh ini belum sesuai harapan," kata Parimus, Minggu (13/5/2018).

Seyogyanya, kata dia, sektor pelabuhan milik pemerintah harus digagas mulai sekarang, karena bisa mendapat keuntungan besar untuk PAD Kotim.

"Kalau tidak punya anggaran pembangunan infrastruktur itu bisa mengusulkan ke pemerintah pusat dengan menggunakan anggaran APBN, apalagi program pemerintahan untuk bidang kelautan sangat digalakkan saat ini," tukasnya.

Ia mengatakan, sektor yang menjanjikan ini bisa menjadi terobosan dari pemerintah untuk mengembangkannya bahkan mereka dari DPRD akan ikut serta membantu pemerintah, jika memang serius untuk menggarapnya.

--page

Jika itu terlaksana, menurutnya, akan jadi daya tarik sendiri bagi berbagai investasi di Kotim, baik itu angkutan hingga ke dampak lainnya dalam meningkatkan perekonomian kabupaten ini.

Selain itu, dengan adanya pelabuhan laut, Parimus yakin, dampaknya luar biasa bagi Kotim. Pertumbuhan ekonomi akan sangat pesat, serapan tenaga kerja lokal dan investasi  modal juga mengalami kenaikan yang signifikan bagi Kotim. (NACO/B-2)