BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham rencananya mengunjungi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (15/5/2018).
Kedatangan Mensos di Bumi Marunting Batu Aji ini untuk memghadiri kegiatan pemulangan para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang selama ini beroperasi di beberapa lokalisasi di Kabupaten Kobar ke daerah asalnya.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Kobar Gusti Nur'aini, Senin (14/5/2018) menjelaskan pasca mendarat di Bandara Iskandar, Mensos dan rombongan langsung bergerak ke Pelabuhan Laut Panglima Utar, Kecamatan Kumai untuk menghadiri prosesi pemulangan para PSK tersebut.
"Hal ini tentunya sesuai komitmen Pemkab Kobar seperti yang disampaikan oleh Ibu Nurhidayah selaku Bupati bahwa sebelum Ramadan seluruh PSK sudah harus dipulangkan ke daerah asal," jelas Kadinsos.
Namun, lanjutnya, untuk jumlah PSK yang dipulangkan ke daerah asal ada sedikit perubahan dari jumlah 236 orang berdasarkan data yang dirilis Dinsos Kobar sebelumnya.
--page
"Namun mohon maaf jumlah pastinya saya lupa, dan datanya ada di kantor. Lantraran saya sedang ke Kumai untuk persiapan kedatangan Mensos dan prosesi pemulangan PSK besok," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan sesuai rapat koordinasi yang digelar Pemkab Kobar sekitar bulan Maret 2018, keputusan penutupan lokalisasi dan pemulangan PSK tersebut, merupakan Instruksi Presiden yang wajib dilaksanakan.
Kami dari Dinsos Kobar melaksanakan proses administrasi PSK yang bakal menerima uang pemulangan dan kapal yang digunakan sebagai alat transportasi para PSK kembali ke kampung halaman," jelas Gusti.
Menurut Gusti, para PSK yang dipulangkan tersebut akan menerima bantuan berupa uang pemulangan dari Kemensos sebesar Rp 5.050.000 per PSK yang digunakan untuk usaha ekonomi produktif. (WAHYU KRIDA/m)








