BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Mohammad Rommel mengajak Masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas. Selain itu juga diminta membantu menciptakan situasi aman dan kondusif dengan cara tidak menyebarkan foto maupun video serangan yang dilakukan teroris.
"Kami berharap masyarakat Kotim agar tidak mudah terprovokasi dengan adanya informasi yang belum tentu kebenarannya. Dan jangan menyebarkan video serta foto serangan teror," kata Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, Senin (14/5/2018).
Jika mendapatkan informasi, Rommel melanjutkan, alangkah baiknya dipastikan kebenarannya terlebih dahulu. Sehingga segala bentuk yang dapat mengganggu situasi kamtibmas bisa dicegah.
Menyebarkan foto dan video kerusakan maupun korban adalah suatu hal yang disenangi teroris. Dirinya berharap agar masyarakat tidak turut serta menyebarkan foto korban atau keruskan yang mengerikan. Sebab foto dan video mengerikan adalah wujud teror dan provokasi.
"Menyebarkan foto dan video seperti itu merupakan tujuan teroris. Jangan sampai kita diperalat dari tujuan teroris itu. Mari kita jaga kondusifitas situasi keaman, ketertiban masyarakat di Bumi Habaring Hurung yang kita cintai ini," pesannya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








