BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Jhon Krisli turut prihatin dengan serangan pelaku teror yang kian marak. Ia menegaskan kepada seluruh elemen masyarakat mewaspadai hal serupa. Salah satunya dengan mengawasi lingkungan masing-masing.
"Selain itu juga masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan ulah pelaku teror yang mengatasnamakan agama tersebut," kata Jhon, Senin (14/5/2018).
Jhon menegaskan, masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan tindakan pelaku kejahatan itu. Apalagi membuat pernyataan yang membuat kebencian ditengah masyarakat dan di media sosial.
Menurut Jhon aksi teror ini jangan sampai dikaitkan dengan agama yang ada di negara ini. Karena ia berkeyakinan tidak ada agama yang mengajarkan perbuatan demikian, semua agama mengajarkan untuk kedamaian.
Dari itu ia mengajak semua pemuka agama di Kotim untuk turut mendoakan agar Indonesia dan Kotim pada khususnya tetap aman dan damai. Begitu juga dengan masyarakat harus jadi masyarakat yang cerdas bisa memilah dan memilih informasi.
--page
Aksi teror yang terjadi belakangan ini tentu mengundang keprihatinan semua pihak, aksi itu merupakan tindakan keji yang tidak berperikemanusian. Dari itu jangan sampai ini terulang maka dari itu untuk masyarakat juga dihimbau waspada dengan upaya pelaku teror ini berkembang ditengah masyarakat.
"Masyarakat jangan mudah terpancing dengan isu yang berkembang dan sekiranya menyesatkan," pungkasnya. (NACO/B-5)








