SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Petugas Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memusnahkan ribuan korek api gas, Senin (14/5/2018). Semua itu, hasil sitaan dari penumpang pesawat terbang yang akan berangkat ke luar daerah. 

"Ada sekitar 1.300 korek api gas yang kami musnahkan. Itu hasil sitaan selama tiga bulan terakhir," kata Kepala Bandara H Asan Sampit Zuber. 

Dia mengatakan, korek api memang mendominasi sitaan dari penumpang. Banyak pengguna jasa penerbangan yang sengaja membawa barang berbahaya tersebut ke dalam pesawat. 

"Kebanyakan dari mereka coba-coba, agar lepas dari pemeriksaan. Namun tetap kami sita," kata Zuber. 

Zuber menambahkan, korek api gas sangat berbahaya saat dibawa ke dalam pesawat. Karena rentan meledak dan mengganggu penerbangan. Hal itu rawan berdampak pada keselamatan penumpang di dalamnya. 

--page

Pihak bandara melarang keras penumpang untuk tidak membawa korek api tersebut. Tujuannya, agar keselamatan terjamin hingga mendarat di tempat tujuan. 

Selain korek api, ada juga senjata tajam seperti keris, gunting, pisau. Tidak hanya itu ada juga penumpang yang membawa pupuk, logam, bahkan jimat.

"Ada 21 item yang kami sita. Semuanya kami musnahkan menggunakan alat berat," jelas Zuber. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)