SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Tujuh atlet catur junior Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diturunkan pada Kejuaraan Catur Isen Mulang Cup di Palangka Raya pada 12 - 13 Mei 2018. Hasilnya, dua medali perak diraih. 

Dua medali perak tersebut diraih untuk kategori Sekolah Dasar (SD) putra yakni Ahmad Zaid Firdaus. Kemudian, kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu Andrianose Marbun.

Sisanya, Aliyya Satya Harati menempati peringkat ke 4 tingkat SD putri, Athaya Muluq peringkat 5 SMP putra, dan Edward Ritsie Pierli berada di posisi 5 SMA putra. 

Terkait itu, Ketua Percasi Kotim Syafrudin H Husin mengatakan bahwa hasil yang diraih para atlet tersebut sudah maksimal dilakukan. 

“Hasil kejuaraan ini tentunya akan menjadi evaluasi kami untuk meningkatkan pembinaan terhadap atlet catur Kotim. Masih ada beberapa event lagi untuk tahun 2018, seperti Kejurprov pada Juli mendatang di Buntok dan Porprov Kalteng bulan Oktober di Muara Teweh,” ujar Syafrudin, Senin (14/5/2018) 

--page

Dia menambahkan, potensi pecatur junior Kotim untuk bisa berkembang lebih baik sangat terbuka lebar. Karena semangat atlet hingga saat ini tidak pernah turun untuk terus berlatih.

Sementara kendala saat ini dalam pengembangan olahraga catur antara lain berkurangnya kejuaraan atau turnamen catur, yang sebelumnya menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Olimpiade Olahara Siswa Nasional (O2SN). 

"Dua tahun terakhir catur tidak lagi dipertandingkan dalam O2SN. Selain itu, dalam kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Kotim, juga tidak dipertandingkan," jelas Syafrudin. 

Dirinya berharap, agar kedepan turneman catur junior kembali digiatkan lagi. Sehingga mudah mencari bibit atlet catur di Kotim ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)