BORNEONEWS, Kasongan - Anggota DPRD Kabupaten Katingan M Efendi meminta kepada pemerintah kabupaten (pemkab), agar turun tangan menyikapi melambungnya harga gas elpiji tiga kilogram.
"Saya sering mendapatkan keluhan dari masyarakat, kalau harga eceran gas elpiji 3 kg saat ini sudah melambung. Rata-rata Rp 35 ribu per tabung," kata M Efendi, Senin (14/5/2018).
Bahkan, dari laporan warga ada pengecer yang menjual gas elpiji 3 kg di Kasongan di atas Rp 35 ribu per tabung.
Padahal pemkab sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) di pangkalan yakni sebesar Rp 17.500 per tabungnya, untuk wilayah Kasongan dan sekitarnya. Dampak di pangkalan sudah tinggi, harga di tingkat pengecer menjadi mahal.
Efendi meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan razia atau penertiban terhadap pengecer maupun pangkalan yang menjual gas elpiji 3 kg tidak sesuai aturan.
--page
"Pemda harus turun tangan, jangan hanya diam menyikapi persoalan ini," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-11)








