BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sepasang pendekar Kesultanan Kutaringin sedang berduel di hadapan rombongan Menteri Sosial, Idrus Marham yang didampingi Plt Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah dan pengusaha nasional asal Pangkalan Bun Haji Abdul Rasyid di Pelabuhan Laut Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.
Pasalnya, sebelum memasuki gerbang Kutamara atau masuk ke dalam kota, pendekar yang menjadi jagoan rombongan Mensos ini harus bisa mematahkan rintangan yang dijaga oleh pendekar Kutamara terlebih dulu.
Setelah beberapa menit berduel, akhirnya rombongan Mensos berhasil mematahkan rintangan dan memasuki gerbang Kutamara yang terbuat dari pelepah kelapa.
Prosesi khas Kesultanan Kutaringin ini dikenal dengan nama Rumpak Kutamara .
Setelah berhasil masuk, rombongan Mensos kemudian disambut dengan upacara tampung tawar yang bertujuan agar seluruh anggota rombongan bisa melaksanakan niat baiknya dengan aman dan selamat.
--page
Prosesi ini ditampilkan dalam kunjungan Mensos dalam rangka Deklarasi Penutupan Lokalisasi di Kobar dan pemulangan pekerja seks komersial (PSK) ke daerah asal.
Dengan ditutupnya lokalisasi di Kobar total sudah 151 dari total 168 lokalisasi prostitusi di Indonesia yang sudah ditutup.
Lokalisasi yang belum ditutup saat ini tinggal 17 lokalisasi yang berada di 10 provinsi 15 kabupaten/kota di Indonesia. (YUDA/B-6)








