BORNEONEWS, Tamiang Layang - Puluhan karyawan PDAM Barito Timur (Bartim) berbondong bondong mendatangi kantor bupati setempat, Selasa (15/5/2018), mendesak agar direktur yang ada segera diganti.
Para karyawan perusahaan daerah air minum (PDAM) tersebut diterima Plt Bupati H Suriansyah dan meminta jabatan Plh Direktur PDAM Bartim Hendrayono diganti dan segera mengangkat Plh yang baru dari unsur karyawan atau internal.
"Kita juga meminta kepada Plt Bupati agar memerintahkan Inspektorat Bartim untuk mengaudit PDAM bartim," ucap koordinator karyawan PDAM Bartim Darsono.
Kepala Bidang Teknik PDAM Bartim itu juga menjelaskan, bahwa PDAM Bartim memiliki saat ini punya hutang senilai Rp1 miliar karena defisit tiga bulan dari pada pendapatan setiap bulannya.
"Kebijakan yang dikeluarkan oleh Plh Direktur Hendrayono selama ini tidak banyak yang efektif dan produktif bagi PDAM Bartim," nilainya.
--page
Selama ini pemasangan sambungan baru sebasar Rp150 ribu tidak menguntungkan bagi PDAM, dan dinilai hanya ada jaminan masa pemeliharaan (JMP) sedangkan biaya untuk bahan tidak ada.
"Pengangkatan Plh Direktur PDAM yang menjabat saat ini tidak melalui uji kelayakan, sesuai peraturan permendagri nomor 2 tahun 2007 dan perda nomor 2 tahun 2004," katanya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-5)








