BORNEONEWS, Buntok– Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melaksanakan Sosialisasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III di Aula Bappeda, Selasa (15/5/2018).
Wakil Bupati Barito Selatan Satya Titiek Atyani Djoedir mengatakan, kegiatan itu merupakan program nasional dalam penyediaan air minun dan sanitasi berbasis masyarakat. Pelaksanaannya didukung pendanaan dari pemerintah pusat, daerah, dan kontibusi masyarakat.
“Kita berharap melalui program ini bisa tercapai akses aman terhadap air minum dan sanitasi yang layak bagi masyarakat Barito Selatan,” kata Aty Djoedir.
Untuk pencapaian target universal acces 2019 terkait pamsimas, lanjut dia, yakni 100-0-100. 100% sanitasi, 0% kawasan kumuh, dan 100% air minum.
Menurutnya, program ini merupakan stimulan dengan pendekatan berbasis masyarakat dan menempatkan mereka sebagai pelaku utama sekaligus penanggung jawab pelaksana kegiatan.
--page
Program Pamsimas III di Barito Selatan, lanjut dia, dimulai sejak 2016. Dan pada 2017 ada 13 desa yang telah melaksanakan kegiatan ini.
Untuk pendanaannya 10 desa bersumber dari APBN dan 3 desa dari APBD.
Ia melanjutkan, untuk 2018 ini ada 15 desa telah melaksanakan kegiatan fisik program Pamsimas. Dan tahun ini merupakan tahun terakhir pemilihan desa Pamsimas.
“Oleh karena itu pada 2019 kita berharap sudah tercapai 100% air minum dan sanitasi,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-3)








