BORNEONEWS, Kasongan - Hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Katingan dinilai rawan terjadinya kebakaran terutama pada musim kemarau.
Hal ini mengemuka saat pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan menggelar rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan di ruang rapat bupati, Selasa (15/5/2018).
Rapat koordinasi ini dipimpin Asisten II Setda Katingan Ahmad Rubama didampingi Kepala BPBD Katingan Icing dan Kabag Ops Polres Katingan Kompol Donald.
Sementara peserta rakor di antaranya para camat se Kabupaten Katingan, pihak Pengadilan Negeri Kasongan, Kejari Kasongan, BMKG, WWF, USAID Lestari Kalteng, serta pihak Taman Nasional (TN) Sebagau dan TN Bukit Baka Bukit Raya.
Lainnya KNPI dan perusahan HPH serta perusahaan besar swasta bidang perkebunan dan pertambangan.
--page
Dalam kesempatan ini Kepala BPBD Katingan Icing menuturkan, jika musim kemarau tahun 2018 ini diperkirakan akan lebih panjang dibanding tahun 2017.
Icing mengatakan, biasanya saat musim kemarau sebagian hutan dan lahan di daerahnya rawan terbakar.
"Jika yang terbakar adalah lahan bergambut maka akan sangat sulit sekali untuk dipadamkan, karena biasanya setelah dipadamkan bagian bawahnya masih tetap menyala," ujarnya.
Asisten II Setda Katingan Ahmad Rubama berharap kegiatan rapat koordinasi ini dapat dijadikan pedoman dalam penanganganan kebakaran hutan dan lahan pada saat musim kemarau.(ABDUL GOFUR/m)








