BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Hero Harapanno Mandouw menilai persoalan guru yang kebingungan dengan pelaksanaan libur dan absensi hendaknya tidak perlu dirisaukan.
"Guru tidak usah risau saya menyarankan untuk mengikuti sesuai dengan instruksi Bupati Kotim saja," kata Hero, Selasa (15/5/2017).
Hero menyayangkan persoalan kebingungan sejumlah guru itu minim tanggapan dinas terkait. Harusnya dinas teknis hingga organisasi profesi bisa menjelaskan secara terbuka mengenai hal tersebut agar guru paham. Karena dari sekian ribu guru tidak semua mengerti apalagi di daerah minim informasi.
"Perlu diberi penjelasan agar tidak menjadi keraguan yang berkepanjangan," tegas politisi partai Demokrat itu.
Hero mengatakan, Bupati sudah melakukan evaluasi atas permasalahan tersebut, sehingga jika masuk libur sekolah guru juga harus ikut libur.
Di sisii lain Hero juga mendorong agar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) harus bisa memberikan jaminan dan penjelasan kepada guru untuk tidak ragu ketika musim liburan seperti ini tetap mengikuti saran Bupati.
"Kita akui keresahan dari guru karena mereka merasa takut disanksi jika tidak melakukan absensi, makanya perlu penjelasan," tegasnya.
Hero menjelaskan, revisi perbup itu memang jadi salah satu hal yang utama dilakukan. Ia meminta jangan sampai berlarut-larut. Ia juga menyarankan agar setiap perbup yang diterbitkan harus dengan kecermatan agar tidak menuai polemik .(NACO/m)


