MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Aula Setda, Selasa (15/5/2018).

Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara Jainal Abidin pada kesempatan itu mengatakan, kebutuhan akan kelayakan tempat tinggal atau rumah layak huni (RLH) khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) sangat tinggi.

Berdasarkan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) melalui E-RTLH, di Kabupaten Barito Utara terdapat rumah tidak layak huni sekitar 6.857 unit yang tersebar di sembilan kecamatan.

“Ini merupakan tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menghadapi peningkatan kualitas perumahan,” kata Sekda.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Barito Utara Yaser Arafat, berharap melalui sosialisasi itu dapat meningkatkan pendataan rumah yang tidak layak huni menjadi rumah layak huni.

--page

Sosialisasi tersebut dihadiri Ketua DPRD Barito Utara, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Provinsi Kalimantan Tengah, Asisten Setda, unsur FKPD, kepala SOPD, perwakilan perbankan, konsultan, serta lainnya. (RAMADANI/B-3)