KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong menyampaikan, dari 2015 sampai 2018 sudah ratusan miliar anggaran yang dikucurkan untuk desa-desa di Kabupaten Gunung Mas, baik dana desa mau pun alokasi dana desa (ADD).

Arton menyampaikan, pada 2015 anggaran yang dikucurkan ke desa sebanyak Rp53,37 miliar, pada 2016 meningkat signifikan menjadi Rp138,13 miliar. Kemudian, pada 2017 sebanyak Rp155,04 miliar lebih dan pada 2018 sebanyak Rp149,17 miliar.

"Total dana yang dikelola pemerintah desa dari 2015 sampai 2018 sebanyak Rp495,73 miliar," terang Arton, Rabu (16/5/2018).

Saat ini, lanjut Arton, desa-desa di wilayah Kabupaten Gunung Mas menerima dana desa dan ADD dengan kisaran Rp1,3 miliar. Dengan dana yang cukup besar, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.

"Saya ingatkan kepada kepala desa, dalam pengelolaan dana desa dan ADD agar melibatkan masyarakat mulai dari penyusunan, perencanaan sampai pelaksanaan dilakukan secara transparan," pesan Arton.

--page

Arton mengingatkan kepada kepala desa dan jajarannya, supaya dalam setiap kegiatan pembangunan di desa dilakukan dengan pola swakelola dan memanfaatkan tenaga kerja lokal serta, bahan baku lokal yang ada di masing-masing desa. 

"Sehingga uang yang digunakan untuk pembangunan tidak keluar dari desa," haranya. (EPRA SENTOSA/B-2)