BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Sukamara Suyarno berharap masyarakat bisa memahami makna dari perbedaan, sehingga bisa saling menghargai.
"Untuk terjalin saling memahami, tahu bahwa keagamaan itu ada perbedaan adalah hal wajar, manusia itu juga ada perbedaan" ucap Suyarno, Rabu (15/5/2018).
Suyarno menerangkan, perbedaan dalam agama adalah hal yang wajar, sehingga masyarakat memiliki tanggungjawab untuk menjaga hubungan baik antar umat beragama, sehingga terciptanya keharmonisan antar sesama.
"Perbedaan itu, apabila diislam itu harus saling kenal mengenal, menghargai dan menciptakan kerukunan serta keharmonisan di masyarakat kita," tuturnya.
--page
Sebelumnya, Kemenag Sukamara menggelar dialog kerukunan umat beragama bersama tokoh agama, lintas agama, anggota FKUB dan tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan presepsi serta mempererat kerukunan umat saat menjelang Pilkada 2018. (NORHASANAH/B-5)








