BORNEONEWS, Muara Teweh– Menyikapi kondisi keamanan dan kemasyarakatan yang sedang berkembang belakangan ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD) untuk membahas masalah ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara Langkap S Umar mengatakan, rapat dengan FKPD akan digelar tertutup pada Kamis (1/5/2018).
“Kita membahas berbagai masalah dan kebetulan pula bertepatan dengan memasuki bulan suci Ramadan. Pemerintah harus memastikan semua bidang kehidupan berjalan baik dan normal,” kata Langkap yang juga bagian dari organ Komunitas Intelijen Daerah (Kominda), Rabu (16/5/2018).
Langkap belum bisa membeberkan detail materi yang akan dibahas dalam rapat tertutup tersebut. Tetapi dari bocoran yang diperoleh, masalah krusial yang akan dibahas antara lain bidang ideologi menyangkut antisipasi terhadap ormas/yayasan yang ekstrim dan cenderung radikal.
Bidang politik membahas antisipasi kerawanan jelang pilkada serentak 2018, bidang ekonomi mengenai upaya Pemkab Barito Utara menanggulangi kenaikan harga bahan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri, serta kesulitan masyarakat mendapatkan BBM di SPBU dan APMS.
--page
Sedangkan di bidang sosial, bakal membahas masalah peranan pemerintah mengontrol para pengguna media sosial (medsos), pengaturan tempat hiburan malam (THM), dan sulitnya warga mendapatkan BBM bersubsidi. Adapun bidang keamanan membahas soal antisipasi sekaligus menyikapi peristiwa ledakan bom di Surabaya. Jawa Timur. (RAMADANI/B-3)








