KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Masyarakat Desa Tumbang Darap, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan mendambakan program listrik masuk desa dari PLN maupun dari instansi terkait.

"Kami sangat ingin sekali program listrik masuk desa ini ada di daerah kami, apalagi kami ini desa pelosok yang terisolir listrik," kata Kepala Desa Tumbang Darap Tarlan kepada media ini, Rabu (16/5/2018).

Ia mengatakan, saat ini kebutuhan listrik di desanya masih mengandalkan genset dengan menggunakan dua unit mesin diesel dan membutuhjan enam drum atau rata-rata sekitar 1.200 liter bahan bakar jenis solar.

Genset ini mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 300 kepala keluarga. Kemudian untuk dana operasional genset berasal dari dana desa yang berjumlah sekitar Rp200 juta.

Ia menjelaskan, hampir 90 persen desa di wikayah Kkecanatan Seruyan Hulu menggunakan listrik genset. Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar Pemkab Seruyan harusnya menjalin kerjasama dengan Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat untuk program listrik desa dari PLN serta untuk suplai peralatan suku cadang serta bahan bakar.

--page

"Sebelumnya Pemkab Seruyab sudah kerjasama dengan Kabupaten Melawi dalam bidang kesehatan yakni untuk merujuk warga sakit di desa ke Melawi," terangnya.

Ia berharap agar pemerintah daerah juga mendesak perusahaan HPH yang berada di sekitar desa supaya dapat membantu kebutuhan listrik di desa yang belum tersentuh liatrik.

"Pemkab diharapkan melakukan mendesak perusahaan HPH yang ada di sekitar desa agar dapat membantu kebutuhan listrik desa," katanya. (PPOST/B-5)