PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Anggoro Dian Purnomo meminta Pemerintah Provinsi membatasi tenaga kerja asing (TKA) dan lebih memaksimalkan tenaga lokal.

"Pembatasan tenaga kerja asing ini sangat perlu kita perhatikan mengingat sampai saat ini masih banyak ketimpangan ekonomi di Kalteng, seperti penempatan jabatan dan gaji. Harapannya, pemprov yang mempunyai misi menyejahterakan masyarakat bisa lebih menyadarinya," jelas Anggora, Kamis (17/5/2018).

Selain meminta membatasi TKA, Anggora juga meminta Pemprov mengawasi perusahaan besar swatsa di Kalteng.

"Perusahan swasta di Kalteng ini seharusnya juga lebih diawasi karena banyak sekali menggunakan tenaga kerja asing, padahal banyak masyarakat kita yang juga memerlukan pekerjaan, kenapa tidak kita maksimalkan tenaga lokal kita yang pastinya berdampak pada kemajuan Kalteng," lanjutnya.

Selain itu, Anggoro juga berharap Kalteng benar-benar menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri dan tidak menjadikan masyarakat hanya sekadar penonton.

--page

"Jangan sampai Kalteng ini dijajah dengan cara lembut dan kita tidak menyadarinya. Silakan pakai tenaga asing, namun dalam jumlah seperlunya saja sebagai pembelajaran. Selebihnya banyak tenaga lokal kita juga profesional jika dimaksimalkan," tutupnya. (GAZALI/B-2)