BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah membuka Pasar Wadai Ramadan di Lapangan Tugu Pangkalan Bun, Kamis (17/5/2018). Pembukaan pasar itu ditandai dengan pemukulan gong serta pengguntingan pita oleh Bupati.
Pasar Wadai Ramadan yang digelar oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Kabupaten Kobar bekerjasama dengan Karang Taruna Kelurahan Raja itu menampung 60 pedagang berkategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurut Bupati, Pasar Wadai Ramadan merupakan salah satu kearifan lokal yang menjadi tradisi umat Islam saat Ramadan.
"Dengan adanya pasar wadai ini, kita bisa melestarikan tradisi umat Islam khususnya di Kabupaten Kobar, melestarikan kuliner tradisional khas Kobar dan memberdayakan UMKM," jelas Bupati.
Selain itu, lanjutnya, pasar wadai ini juga bisa dijadikan ajang silaturahim dan nostalgia pencinta kuliner tradisional. "Karena banyak hidangan tradisional yang jarang ditemui pada hari biasa, namun bisa ditemui di pasar wadai ini," jelas Bupati.
Di tempat yang sama, Kepala DPPKUKM Kobar Jahotner Lumban Gaol menyatakan, 60 pedagang yang menempati lapak pasar wadai yang dikelola oleh DPPKUKM bersama Karang Taruna Kelurahan Raja ini tidak dipungut biaya sepeserpun.
--page
"Mereka menempati lapak jualan di pasar wadai ini berdasarkan Undian yang kita lakukan 14 Mei lalu di aula Kantor DPPKUKM. Sehingga bila ada yang mengatakan bahwa lapak di lokasi yang kami kelola bersama Karang Taruna Kelurahan Raja ini bisa didapatkan dengan cara membayar, hal itu tidak benar. Silakan laporkan bila hal itu terjadi. Bahkan pengunjung pasar wadai di Lapangan Tugu ini juga tidak perlu membayar biaya parkir," jelas Jahotner. (WAHYU KRIDA/B-2)








