BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Putusnya jaringan listrik tadi malam di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), memantik perhatian Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran.
Tadi pagi, ia mengajak rapat sejumlah stake holder di kabupaten tersebut, dengan Bupati Kobar Nurhidayah. Gubernur meminta penjelasan mengenai suplai listrik dan kondisi-kondisi yang menyebabkan jaringan putus.
Rapat di ruang kerja Bupati Kobar tersebut mengundang Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi, Sekda dan para asisten. Di luar pemerintahan, antara lain Kepala Cabang PLN Kobar. "Nanti akan kita panggil management PLN Wilayah Kalsel-teng," kata Gubernur Sugianto.
Selain masalah listrik, pertemuan juga mengerucut bahasan lain yang tak kalah penting yaitu perekonomian dan infrastruktur.
Seperti diketahui, akibat ledakan yang terjadi di tiang dekat PLTU Kumai, Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 18.30 WIB, aliran listrik di Kota Pangkalan Bun, Kobar dan sekitarnya, padam total.
--page
Momen salat tarawih pertama di bulan Ramadan ini pun harus dilalui masyarakat dengan kondisi gelap gulita. (ROZIQIN/B-2)








