MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pjs Bupati Barito Utara, Sapto Nugroho mengatakan, keberadaan Pasar Wadai Ramadan merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menjamin terciptanya nilai kebersamaan serta makna pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat. 

Selain itu, keberadaan pasar ini merupakan upaya untuk dapat mendekatkan akses masyarakat kepada pemasaran produksi makanan maupun minuman.

“Harapan saya, keberadaan pasar ini nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan nilai tambah dari penjualan produksinya," katanya.

Dengan kata lain, keberadaan pasar ini akan memberikan makna bahwa Kabupaten Barito Utara secara konsisten dan terus bekerja keras untuk melakukan akselerasi terhadap pembangunan, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Pjs Bupati juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan. “Kepada para pedagang yang berjualan atau warung makan dan minum agar menghindari berjualan di tempat-tempat umum dan terbuka pada siang hari,” katanya.

--page

Selain itu jelasnya, kepada pemilik tempat-tempat hiburan seperti kafe, karoke dan biliard agar tidak membuka tempat hiburannya pada siang hari dan tidak menjualbelikan minuman beralkohol serta dapat menutup tempat hiburannya pukul 23.00 WIB.

“Kepada segenap lapisan masyarakat agar tidak membunyikan benda-benda yang menimbulkan suara keras pada siang maupun malam hari selama bulan suci Ramadan 1439 Hijriah/2018 Masehi ini,” jelasnya.(RAMADHANI/B-2)