BORNEONEWS, Puruk Cahu - Memasuki bulan suci Ramadan tahun ini di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya (Mura) harga sejumlah bahan pokok masyarakat mulai mengalami kenaikan. Di mana beberapa komoditas seperti bawang merah dan juga ayam potong mengalami kenaikan.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Mura Kariadi, kemarin, saat ini sejumlah harga kebutuhan memang sudah mulai mengalami kenaikan.
Sejumlah kebutuhan tersebut di antaranya daging ayam ras, cabe rawit, telur ayam ras, bawang merah, dan ikan mas keramba mengalami kenaikan, namun tidak begitu signifikan. Di mana rata rata kenaikan berkisar di bawah 10 persen dari harga normal.
Namun tentu saja meski tidak begitu melonjak tajam, kenaikan harga sejumlah kebutuhan tersebut kata Kariadi mengundang keluhan dari masyarakat, dan keluhan tersebut akan direspon dengan terus melakukan pengawasan terhadap harga harga kebutuhan pokok.
“Kami akan terus memantau kondisi harga kebutuhan masyarakat, dan segera melakukan pengecekan terhadap sejumlah komditas yang naik harga dan mencari tahu penyebabnya dan menentukan langkah solusi,” tuturnya.
--page
Sementara itu, terkait dengan stok kebutuhan pokok sendiri, Kariadi menyebutkan saat ini masih aman dan diperkirakan stok cukup hingga pelaksanaan hari raya Idul Fitri mendatang.
“Kami sudah melakukan pengecekan ke beberapa pedagang, terkait stok, rata rata aman hingga satu bulan kedepan. Itu karena suplai barang dagangan dari luar daerah lancar dan tidak ada kendala,” tuturnya.
Selanjutnya, terpisah Maruli warga Puruk Cahu mengeluhkan kondisi kenaikan harga saat ini. Meski kenaikan tidak begitu signifikan, namun tetap saja memberatkan khususnya bagi warga kurang mampu seperti dirinya.
Dirinya juga mengungkapkan khawatir apabila kenaikan harga terus terjadi, bahkan bisa dibayangkan apabila saat ini saja awal Ramadhan sudah ada kenaikan, apalagi nanti saat jelang perayaan Idul Fitri.
“Kami harapkan ada pengawasan dan antisipasi dari Pemerintah dalam hal ini SOPD terkait agar kenaikan harga bisa dikendalikan, karena apabila harga kebutuhan terus naik akan sangat memberatkan bagi masyarakat,” tuturnya. (TRISNO/B-5)








