JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Federal Land Development Authority (Felda) diperkirakan tetap mempertahankan investasinya pada PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) karena memperoleh untung dari hasil investasi di emiten perkebunan sawit ini.

"Saat ini, Felda melalui FIC Properties Sdn Bhd mengakuisisi 37% saham Eagle High sebesar US$500 juta atau setara Rp580 per saham, pada tahun lalu. Sangat disayangkan jika Felda hengkang dari BWPT, karena belum menikmati untung," kata Analis Senior PT Koneksi Kapital, Alfred Nainggolan, dalam risetnya.

Potensi laba, menurut Alfred, sangat cemerlang karena usia tanam yang masih muda.

"Akuisisi Felda dilihat sebagai akuisisi yang cukup unik dan jeli melihat prospek ke depan. Pertimbangan matang inilah yang membuat Felda akan tetap mempertahankan posisinya di BWPT," papar dia.

Ke depan, lanjut Alfred, BWPT diperkirakan akan membagikan dividen, yang merupakan profit yang dinanti bagi pemegang saham. 

--page

"Itu artinya BWPT punya komitmen untuk bisa memperoleh laba. Diakui tiga tahun belakangan masih merugi, namun dengan pertimbangan tanaman yang masih muda berpotensi menghasilkan crude palm oil (CPO) dan tandan buah segar (TBS)," ujarnya.

Alfred menambahkan, ekpektasi dividen sangat tergantung pada konsistensi perolehan laba. Sedangkan valuasi harga saham saat ini terbilang undervalue mengingat potensi aset tanaman yang dimiliki BWPT mulai menuju puncak produktivitas. 

"Jadi pilihan Felda masuk di BWPT ini termasuk jeli, secara umur tanaman, rata-rata umur pohon 8 tahun sangat produktif untuk produksi ke depan. Namun kembali lagi  tren koreksi pasar (IHSG), semakin membuat pasar lebih berhati-hati dalam melihat potensi positif yang dimiliki perseroan," tutur Alfred. (NEDELYA RAMADHANI/m)