BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bendungan Sakata Juri mulai dibersihkan untuk lomba jukung tradisional pada Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM).
Panitia FBMM sedang membersihkan kayu-kayu di Bendungan Sakata Juri. Hal itu supaya bendungan layak digunakan untuk lomba jukung tradisional.
"Biasanya lomba jukung tradisional dilaksanakan di Sungai Kahayan, namun untuk tahun ini dilaksanakan di Bendungan Sakata Juri," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kqbupaten Gumas Muhamas Rusdi saat dibincangi wartawan di ruang kerjannya, Jumat (18/5/2018).
Untuk itu, Bendungan Sakata Juri dibersihkan agar lomba jukung tradisional dapat terlaksana sesuai jadwal yang ditetapkan.
"Festival Budaya Mihing Manasa dilaksanakan dari 4 sampai 10 Juni 2018. Kegiatan itu akan diikuti peserta dari 12 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Gunung Mas," ucapnya.
--page
Rusdi mengharapkan supaya semua kecamatan mempersiapkan peserta yang ikut pada kegiatan FBMM. (EPRA SENTOSA/B-2)








