SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo melihat belum ada peran dari Pemkab Kotawaringin Timur dalam ikut serta memfilter isu di media sosial.

"Harusnya saat ini yang jadi sentral perhatian pemerintah adalah akun media sosial yang berupaya menebarkan isu provokasi," kata Handoyo, Sabtu (19/5/2018).

Jangan sampai pemkab terkesan tutup mata dan menyerahkan sepenuhnya masalah itu ke penegak hukum saja.

Masalah semacam itu menurutnya sudah jadi masalah sosial selama ini tentunya sangat meresahkan dan jadi tugas bersama untuk mencegahnya.

Handoyo cenderung melihat yang membuat  bangsa ini rusak dan daerah bisa kacau, adanya konflik terkadang salah satu penyebabnya adalah media sosial. 

--page

"Saya melihat kebanyakan pengguna medsos itu suka provokasi. Maka dari itu baik aparat kepolisian maupun pemerintah harus mengawasi perkembangan informasi di media sosial tadi," kata dia.

Dari itu Handoyo mendorong agar pemkab tidak berdiam diri. Jangan sampai kerukunan antar umat beragama dan situasi daerah ini yang sudah berlangsung baik rusak akibat lengahnya pemerintah.(NACO/B-11)