SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus berharap jangan sampai ada pembangunan di Kotim terhenti di tengah jalan atau mangkrak.

"Pembangunan yang berkaitan dengan infrastruktur jalan dan jembatan harus berkelanjutan. Jangan sampai tidak tuntas, karena penggunaanya juga tidak akan maksimal," kata Parimus, .

Dia melihat, sejumlah program dibangun setengah hati. Seperti sport center, kampung pemuda, PPLP, Sampit Indoor, dan Bumi Perkemahan Pramuka Kota Besi.

Padahal anggaran puluhan miliar sudah digelontorkan tetapi tidak  memiliki fungsi sama sekali. Artinya perencanaan pembangunannya dulunya menurutnya asal-asalan. 

"Dibangun setengah-setengah selesai, padahal tidak sedikit uang yang dikeluarkan," tegasnya.

--page

Parimus menambahkan, pembangunan berkelanjutan itu artinya dilaksanakan hingga bisa berfungsi secara maksimal, dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu setiap pembangunan yang ada harus direncanakan dengan benar. (NACO/B-11)