SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli mengajak semua tokoh adat, masyarakat hingga pemuka agama untuk tetap solid.

Salah satunya dalam menanggapi berbagai isu sosial yang tengah berkembang di masyarakat. "Dengan demikian maka kondusifitas daerah kita ini bisa terjamin," kata Jhon, Minggu (20/5/2018).

Politisi PDI Perjuangan ini menginginkan Kotim kondusif, mengingat tahun depan juga sudah memasuki masa pemilu presiden dan anggota legislatif.

Sebelum melaksanakan pesta demokrasi tentunya semua harus aman. Jangan ada provokasi dan adu domba ditengah masyarakat.

Bahkan menurutnya kalau ada yang coba-coba merusak tatanan masyarakat yang baik itu mereka dari DPRD mengutuk keras dan meminta aparat penegak hukum memproses oknum tersebut.

--page

Lanjut Jhon, aman dan kondusifnya suatu daerah tergantung semua masyarakat. Terlebih para pemuka adat dan agama. Semuanya berperan sentral untuk mementahkan berbagai isu provokasi yang terjadi.

Jhon menegaskan saat ini kondisi bangsa tengah sakit. Penyakit perpecahan itu semakin terlihat jelas. Meski demikian persoalan itu tetap bisa ditangkal dan dihadapi bersama.

Bahkan kata dia salah satu caranya masyarakat jangan terbawa emosi dalam menyelesaikan masalah. Kemudian jangan mudah terjebak dalam opini yang menyesatkan.

Sebab oposisi itu sengaja dibuat untuk mengacaukan suasana. Terkait persoalan serangan teror yang menyerang berbagai daerah saat ini, Jhon meminta agar jangan dijadikan sebagai komoditas politik terlebih menyerang pemerintahan. Sebab bila itu terjadi maka oknum itu sendiri harus bertanggungjawab. (NACO/B-6)