SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Puluhan personel polisi berjaga di persimpangan Jalan MT Haryono dengan Jalan HM Arsyad, Sampit, saat Deklarasi  Tolak Faham Radikalisme dan Terorisme, Minggu (20/5/2018).

Polisi diturunkan itu untuk melakukan pengamanan kegiatan yang digelar oleh organisasi AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Kotim.

"Personel diturunkan untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan yang dapat menimbulkan kamtibmas yang ada disekitar lokasi kegiatan terganggu,"  kata Kabag Ops Polres Kotim AKP Boni Ariefianto mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel.

Selain dihadiri oleh para anggota AMPI itu sendiri, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa pemuda dari berbaga agama. Mereka sepakat menolak tindakan yang tidak berprikemanusiaan seperti tindakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh teroris.

"Mereka mengumpulkan tanda tangan, berdoa bersama dan membagikan takjil untuk pengendara yang melintas. Kegiatannya berlangsung aman tertib dan lancar. Tidak ada gangguan sedikit pun hingga acara berakhir," tutup Boni. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)