BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Bupati Kotawaringan Barat (Kobar) Nurhidayah, saat Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-110 di halaman kantor Setda, Senin (21/5/2018), mengingatkan agar proses pembangunan di Bumi Maruting Batu Aji selalu mengedapankan nilai kebersamaan.
Dengan adanya kebersamaan tersebut diharapkan kondisi masyarakat Kobar akan semakin baik.
“Semangat ini sebagai implementasi untuk meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah mendahui kita, terutama pahlawan dari Pangkalan Bun,” ungkapnya.
"Perjuangan kita sekarang ini sudah berbeda. Kalau dulu pahlawan kita mengangkat senjata, sekarang kita sebagai generasi bagaimana caranya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan semangat kebangkitan nasional," lanjutnya.
Bupati menyampaikan, sebagai generasi penerus harus selalu menanamkan rasa nasionalisme. Kemudian, harus selalu menjunjung semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang berdaulat.
--page
Seusai Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Bupati Norhidayah berjalan kaki dari kantornya menuju RSUD Sultan Imanuddin untuk membesuk Kepala Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Agus Yuwono yang sedang sakit.
Sesampai di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD, Bupati Nurhidayah yang didampingi sejumlah kepala SOPD diterima oleh Ratna Rahayuni, istri Agus Yuwono.
Bupati lalu memanjatkan doa memohon Agus Yuwono segera diberi kesembuhan. Kepada Bupati, Ratna menurutkan bahwa suaminya dirawat karena lemah jantung dan asam lambung. (MASROHAN/B-3)








