SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM) terus memperketat penjagaan di kawasa  Pelabuhan Sampit, terutama pada saat kapal sandar maupun berangkat, dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran.

"Kami terus memperketat penjagaan di kawasan pelabuhan, terutama pada saat penumpang turun dan naik," ujar Kapolsek KPM Iptu Irfan Ali Reza, Senin (21/5/2018).

Dirinya menernagkan bahwa penjagaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah kelompok ataupun oknum pelaku kriminal yang ingin masuk ke wilayah Kotim ini. Sehingga mereka sambil melihat penumpang yang dicurigai hingga langsung dilakukan penggeledahan.

Sementara, bagi yang berangkat, polisi melakukan pemeriksaan agar penumpang tidak membawa sajam saat mengikuti kapal. Hal itu dikarenakan sangat berbahaya bagi dirinya sneidiri maupun orang lain yang ada disekitarnya.

"Bagi yang membawa sajam, maka akan langsung kami tahan sajamnya. Agar tidak membahayakan bagi penumpang lain," kata Reza.

--page

Selain mengamankan arus mudik, pihaknya juga melakukan antisipasi mausknya sekelompok ataupun oknum yang menganut paham radikal. Hingga dapat mengganggu situasi kamtibmas di daerah ini.

"Penjagaan seperti ini tidak hanya memasuki bilan Ramadan ini saja kami lakukan. Namun sudah srtiap kali kapal datang, maka akan ada anggota yang melakukan pengaman," ungkap Irfan.

Dirinya hanya berharap agar penumpang yang ingin berangkat dari Sampit menuju Semarang atau Surabaya agar tidak membawa barang yang berbahaya. Karena hal itu akan mengganggu semua pihak yang ada di dalam kapal. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)