SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Persaingan arus politik yang kian sengit semakin terasa, terutama berkaitan dengan semakin mendekatnya Pemilu 2019. Terkadang, di tengah eskalasi politik bisa memicu konflik.

Terkait itu, Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu berhati-hati setiap menerima informasi yang berkaitan dengan politik maupun lainnya.

"Informasi apapun harus dicermati, jangan sampai membuat kamtibmas terganggu. Pemilu haruslah berjalan tertib aman dan lancar," kata Mohammad Rommel, Senin (21/5/2015).

Menjaga kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian semata, seluruh lapisan masyarakat wajib ikut serta. Terlebih masyarakat memiliki dua peranan yang memiliki dampak cukup signifikan, yakni sebagai pengontrol dan penentu situasi.

Oleh karenanya, kekuatan publik lebih besar dibandingkan bentuk kekuasaan hukum. Dengan demikian, antara hukum dan masyarakat harus berjalan berdampingan.

--page

Masyarakat merupakan penentu sebuah aktivitas yang juga berhubungan dengan hukum. Sebab, negara Indonesia menganut faham demokrasi, yang di dalamnya harus terpenuhi dua unsur, yakni musyawarah dan mufakat.

"Mari bantu jaga lamtibmas agar kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh apapun dan siapapun. Apalagi menjelang pesta demokrasi. Saya berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan kepolisian," pungkas Rommel. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)