MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Sejumlah warga Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, kaget karena petugas PLN mendadak mengganti meteran listrik di rumah mereka.

Meteran listrik yang sebelumnya menggunakan pascabayar diganti dengan sistem token atau prabayar.

“Kami mempertanyakan mengapa pergantian meteran listrik tidak didahului dengan sosialisasi. Sehingga kami bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem pembayaran yang lama dan yang baru,” ujar Gatot, warga Desa Kandui, didampingi warga lainnya, Setejo, Senin (21/5/2018).

Gatot mengatakan, seiring berfungsinya jaringan listrik selama 24 jam per hari di Kecamatan Gunung Timang, PLN mulai melakukan berbagai penyesuaian.

Salah satunya dengan mendatangi rumah para pelanggan di Desa Kandui, Majangkan, dan Payang Ara, untuk mengganti meteran listrik yang lama dengan sistem prabayar.

--page

Menanggapi hal itu, Manajer PT PLN Muara Teweh Permono Gunawan, mengatakan bahwa sebelum penggantian meteran dilakukan sudah ada komitmen tertulis antara pihaknya dan masyarakat.

“Sebelumnya sudah ada komitmen tertulis,” kata Permono Gunawan.

Token PLN bisa diartikan juga menggunakan listrik pintar atau listrik prabayar. Para pelanggan harus membayar terlebih dahulu alias membeli token PLN sebelum bisa menikmati fasilitas listrik. (RAMADANI/B-3)