BORNEONEWS, Palangka Raya – Pada triwulan pertama 2018, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 303,626 miliar.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalteng, Nuryakin, Senin (21/5/2018) membeberkan rincian sumber PAD Kalteng.
Pertama, pajak daerah, terkumpul sebesar 257,949 miliar. Kedua, Retribusi Daerah terealisasi sebesar Rp 2,274 miliar. Ketiga, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, terealisasi nol. Dan keempat adalah Lain-Lain PAD Yang Sah terkumpul sebesar Rp 43,402 miliar.
“Jadi ada empat komponen itu sumber PAD, totalnya pada triwulan I ini terealisasi Rp 303,626 miliar atau 19,58 persen dari target PAD tahun ini sebesar RP 1,4 triliun,” kata Nuryakin.
Jika dikaitkan dengan target tahunan di 2018 ini, lanjut Nuryakin, persentase capaiannya bervariasi. Pajak Daerah ditargetkan Rp 1,125 triliun, maka capaian sekarang masih 22,92 persen.
--page
Kemudian Retribusi Daerah ditergetkan Rp 12,27 miliar, maka capaian sekarang masih 18,54 persen. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan ditargetkan Rp 63,32 miliar capaian nol, dan Lain-Lain PAD Yang Sah ditargetkan 199,492 miliar maka capaian sekarang masih 21,76 persen. (ROZIQIN/B-11)








