PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aparat kepolisian mencari keberadaan janin yang diaborsi sepasang kekasih berusia 16, dan SAR, 21, Selasa (22/5/2018).

Diduga, janin tidak berdosa itu dibuang di samping rumah pelaku perempuan, SAR, tidak jauh dari toilet. Namun setelah lebih dari satu jam melakukan pencarian, polisi belum berhasil menemukan janin tersebut. 

Pencarian tersebut cukup menyulitkan karena bagian bawah rumah digenangi air dan banyak sampah berserakan.

"Setelah kita cek TKP, sepertinya sudah rusak. Karena begitu masuk TKP, sudah ada jejak orang di sekitar lokasi pembuangan," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar.

"Namun kita tetap berupaya melakukan pencarian. Kita akan gunakan alat untuk mencari di sekitar pembuangan," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)