BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sejumlah anggota DPRD Seruyan meminta agar razia Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih diintensifkan selama Ramadan ini.
"Kita sangat setuju dilakukankanya razia terhadap ASN di saat jam kerja berlangsung terlebih lagi saat bulan puasa atau Ramadan ini," kata salah anggota DPRD Seruyan Syamsudin, belum lama tadi.
Menurutnya, momentum Ramadan jangan sampai ASN ditemukan keluyuran di pusat keramaian seperti pasar, swalayan hingga pusat perbelanjaan serta warung.
Hal ini dinilai bertentangan dengan tugas dan tanggung jawab seorang pegawai yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mengerjakan tugas-tugasnya sebagai pelayan masyarakat.
"Kita akan mendukung instansi terkait seperti Satpol PP melaksanakan razia terhadap ASN," katanya.
--page
Senada dengan Syamsudin, anggota DPRD Seruyan lainnya, Masfuatun, menegaskan bahwa razia terhadap ASN sebaiknya lebih diintensifkan dengan melibatkan instansi atau badan lainnya seperti Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta juga Inspektorat setempat.
"Kedisiplinan pegawai ini memang harus terus ditingkatkan, sebab apabila masih ada yang keluyuran artinya disiplin kerja PNS dan juga honorer ini harus lebih ditingkatkan lagi," tegasnya.
Pimpinan daerah setempat, tambah Masfuatun, agar mengintruksikan kepada semua kepala dinas atau badan lingkup pemerintahnya, agar meningkatkan kedisiplinan kerja para PNS serta tenaga honorer. Berikan tindakan dan sanksi bila benar-benar atau terbukti melakukan pelanggaran.
Kemudian, pengawasan melekat harus diterapkan pada masing-masing instansi maupun badan terhadap kinerja para ASN. Sedangkan untuk penindakan ASN yang kedapatan meninggalkan tugas di saat jam kerja kantor maka akan ditindak oleh instansi yang berwenang.
--page
"Melalui razia setidaknya akan memberi efek jera, sekaligus sebagai perwujudan dari penegakan disiplin ASN sesuai dengan peraturan dan perundangan tentang pembinaan dan penegakan disiplin pegawai di lingkungan pemerintahan," tandasnya. (PPOST/B-5)








