BORNEONEWS, Sampit - Rudi, seorang sopir truk bak U nomor polisi DA 1198 KC asal Banjarmasin tewas mengenaskan setelah setelah kendaraannya ditabrak truk tangki KH 8046 KM yang dikemudikan Nur Yasin Adam (29).
Saat dikonfirmasi, Rabu (23/5/2018), Kapolsek Cempaga, Iptu Syaifullah membenarkan adanya peristiwa yang terjadi pada Selasa (22/5/2018) siang lalu di Jalan Cilik Riwut, Km43, Rt05, Rw04, Desa Luwuk Ranggan, Kecamatan Cempaga, itu.
"Benar adanya kecelakaan itu, satu orang menjadi korban dalam kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan besar jenis truk," Kata Syaifullah.
Kapolsek menerangkan, kejadian tersebut berawal saat Rudi sedang mencoba menjalankan kendaraannya dari arah kota Palangkaraya menuju Kota Sampit. Saat itu truk yang dikemudikan korban sedang berada dibahu jalan.
Saat sebagian badan mobil masuk ke badan jalan, disaat itu juga datang sebuah truk tangki dari arah belakang. Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan.
--page
"Kendaraan korban ditabrak dari bagian samping belakang. Makanya pintu truknya penyok begitu," terang Kapolsek.
Korban terpental keluar dari dalam kabin truk dan jatuh ke aspal. Nahas, tubuh korban sempat terseret hingga beberapa meter dari titik awal kecelakaan terjadi. Akibat kekadian itu, Rudi tewas dengan luka sobek dibagian leher. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








