SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengimbau masyarakat tidak menyalakan petasan selama bulan Ramadan, karena dinilai dapat mengganggu umat Muslim yang melaksanakan ibadah.

"Jangan Hidupkan bunyi-bunyian seperti petasan ataupun lainnya, karena bisa mengganggu umat muslim yang beribadah baik itu sore ataupun malam hari," ujar Supian, Rabu (23/5/2018).

Dirinya mengatakan bahwa sebaiknya anak-anak dilarang oleh orangtuanya untuk membeli petasan. Karena kebanyakan yang saat ini terjadi  yang bermain atau menyalakan petasan tersebut para remaja dan anak-anak.

Tidak hanya dapat mengganggu orang beribadah ataupun tidur masyarakat saja, tetapi juga sangat berbahaya kalau tidak berhati-hati saat menyalakannya. 

"Lebih baik ditinggalkan, karena tidak ada manfaatnya juga," kata Supian. 

Dirinya juga mengingatkan masyarakat agar bersungguh-sungguh dalam beramal. Karena bulan suci Ramadan ini adalah bulan yang penuh rahmat. Sehingga sangat baik bagi umat muslim untuk berserah diri kepada Allah. 

"Perbanyak amal, perbanyak ibadah. Karena kita patut bersyukur masih bisa dipertemukan pada Ramadan tahun ini," ucap Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)