MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Sektor pertanian mempunyai peranan yang strategis terutama sebagai penyedia pangan bagi rakyat. Untuk itu, pemerintah terus berupaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan yang menjadi salah satu misi di dalam pelaksanaan pembangunan pertanian.

“Berbagai program dan kegiatan telah digulirkan dalam rangka mencapai swasembada pangan tersebut. Dan untuk lebih memfokuskan melalui Kementerian Pertanian telah menetapkan tujuh komoditi strategis untuk pengembangan pertanian yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, daging dan gula/tebu,” kata Pjs Bupati Barito Utara, H Sapto Nugroho, Rabu (23/5/2018).

Ia menjelaskan, di dalam upaya pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai (pajale) pihaknya telah mendukung program upaya khusus (upsus) pajale yang dilaksanakan dari 2015. Kabupaten Barito Utara menjadi salah satu sasaran dari pelaksanaan program tersebut.

Melalui program upsus pajale ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan seperti perbaikan jaringan irigasi, bantuan pupuk, penyediaan benih unggul, bantuan traktor dan alsintan lainnya.

"Alhamdulillah sejak dilaksanakannya program upsus pajale ini produksi padi mengalami peningkatan pada tahun 2015 dan 2016, namun pada tahun 2017 sedikit mengalami penurunan sebagai akibat dari areal persawahan yang beberapa kali terendam banjir dan mengalami gagal panen seluas kurang lebih 910 hektare,” katanya. (RAMADHANI/B-2)