BORNEONEWS, Muara Teweh - Saat ini di gudang Bulog Muara Teweh telah ada stok beras kurang lebih 393 ton. Stok beras itu akan cukup selama lima hingga enam bulan ke depan untuk disalurkan pada masyarakat seluruh Barito Utara.
Selain stok beras, Bulog Muara Teweh juga menjual gula, tepung dan terigu, meski jumlahnya terbatas. Hal ini juga untuk mengatasi gejolak harga di pasar.
Selama bulan suci Ramadan tahun 1439 H, Bulog turut membantu pemerintah lewat operasi pasar dengan menjual bahan kebutuhan pokok seperti beras. Bulog akan menyasar pada hari besar keagamaan lainnya seperti Hari Raya Idul Adha dan Natal. Di mana bahan kebutuhan pokok harus terpenuhi untuk warga.
“Jumlah konsumsi atau penyaluran setiap bulannya, sekitar 60 ton. Dengan asumsi jumlah itu, maka bisa bertahan hingga enam bulan. Akan tetapi bulan ini juga akan datang lagi dari Palangka Raya sekitar 300 ton,” terang Kepala Subdivre Bulog Muara Teweh, Roni Hadianto melalui Pjs kasi penyaluran, Sazli Fitrianoor, Rabu (23/5/2018).
Menurutnya, stok beras Bulog diperuntukan Bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra), anggota Polri dan karyawan Bulog. Jumlah stok beras Bulog nantinya akan disalurkan pada tiap kecamatan sesuai dengan jumlah permintaan.
--page
"Jadi beras Bansos rastra merupakan pengganti raskin. Namanya diubah, tapi mekanismenya sama dengan raskin, " imbuhnya. Penyaluran beras ini Bulog hanya mengirim sampai wilayah kecamatan. (RAMADHANI/B-2)








