TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang- Rentetan masalah internal di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Timur, kian panjang. Kini dikabarkan bahwa Pelaksana Harian (Plh) Direktur PDAM Hendroyono dinonaktifkan sementara setelah didemo dan pengembokan ruang kerjanya oleh karyawan.

"Direktur saat ini tidak ada di kantor. Saat ini dinonaktifkan sementara," ucap salah seorang pegawai PDAM Barito Timur, Rabu (23/5/2018).

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Timur Eskop, belum bisa dimintai konformasi. Sekda kemarin berada di Kota Palangka Raya untuk keperluan dinas.

Sebelumnya diberitakan karyawan PDAM Barito Timur bertindak nekat dengan menggembok pintu ruang kerja Plh Direktur menggunakan rantai baja.

Aksi penggembokan terjadi pada Senin (21/5/2018) sekitar pukul 15.00. WIB oleh seorang karyawan. Karyawan itu diduga kesal lantaran uang jaminan pensiunan dan iuran BPJS ketenagakerjaan belum dibayar oleh pihak perusahaan.

--page

Plh Direktur PDAM Hendrayono yang mengetahui aksi itu lantas melapor ke Polres Barito Timur pada Senin malam sekitar pukul 21.00. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-3)