JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Analis NH Korindo Sekuritas, Joni Wintarja, menyatakan meski kinerja keuangan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) melorot, tetapi sejatinya fundamental emiten ini masih cukup baik. 

"Bila dibandingkan dengan perusahaan perkebunan sawit lain di Asia Tenggara, perusahaan yang ngetop dengan sebutan Lonsum ini masih memiliki daya saing kuat," katanya dalam risetnya pekan ini.

Angka penghasilan bersih Lonsum masih merupakan yang kedua tertinggi di kawasan Asia Tenggara, setelah First Resources Ltd., yield dividen emiten ini juga lumayan tinggi, yakni rata-rata 4,1%. 

"Selain itu, posisi kas emiten ini juga kuat, dengan tingkat utang yang sangat kecil. LSIP memiliki komitmen untuk menjalankan kegiatan usaha secara low cost, dengan menggunakan praktik manajemen terbaik," papar Joni.

Produksi LSIP ke depan juga akan membaik, seiring dengan pengembangan lahan area tanam emiten ini. Menurut catatan LSIP, luas area tanam di kuartal I lalu mencapai 115.264 hektare (ha).

Dari situ, luas lahan sawit mencapai 95.304 ha. Rinciannya, tanaman dewasa 87.046 ha dan tanaman belum dewasa seluas 8.258 ha.

--page

Joni merekomendasikan beli LSIP dengan target harga sebesar Rp1.380 per saham. (NEDELYA RAMADHANI/m)