BORNEONEWS, Tamiang Layang - Perseteruan antara Dr Rosidi dan Bunyamin memasuki babak mediasi. Mediasi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Barito Timur AKP Andhika Rama berlangsung di Aula Mapolres Barito Timur, Kamis (24/5/2018) pukul 16.00 WIB.
Mediasi yang digelar tertutup itu menghadirkan Direktur RSUD Tamiang Layang Dr Jimmi Huagalung dan beberapa staf rumah sakit. Kemudian menghadirkan lima orang lebih dari pihak keluarga Bunyamin.
"Mediasi kami lakukan tertutup dengan dihadiri dari kedua belah pihak, yang menjadi sanksi maupun yang mengetahui kejadian tersebut," ucap AKP Andhika, singkat.
Perseteruan ini bermula dari dugaan ancaman pembunuhan melalui media Grup whatsshap beberapa waktu lalu. Dr Rosidi diduga mengancam pihak Bunyamin melalui Grup Whatsshap RSUD Tamiang Layang.
Pesan What'sapp bernada ancaman pembunuhan itu diketahui Bunyamin setelah pulang dari Banjarmasin karena membawa anaknya berobat. Itupun diberitahukan keluarga Buyamin. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)








