SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jumlah pendonor darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kotawaringin Timur (Kotim) selama Ramadan turun drastis. Bahkan dalam sehari bisa hanya satu orang saja yang menyumbangkan darahnya. 

"Sangat menurun drastis ketika Ramadan kali ini, sehari bisa hanya satu orang pendonor hingga lima orang saja," ujar Ketua UTD PMI Kotim Yuendri Irawanto, Kamis (24/5/2018). 

Sebelum Ramadan, biasanya dalam sehari bisa mencapai 20 orang pendonor, bahkan lebih.

Walaupun sedikit yang menyumbangkan darahnya, kata Yuendri, namun stok darah di PMI saat ini masih aman dan dalam kategori cukup. 

Adanya kondisi tersebut memang biasa terjadi di saat bulan Ramadan. Namun pihaknya telah melakukan antisipasi dini saat sebelum bulan puasa tiba, yaitu dengan menggelar donor massal di sejumlah tempat seperti perusahaan perkebunan hingga meminta kepada pendonor rutin dapat melakukan donor lebih awal. 

--page

"Saat ini stok darah di PMI Kotim ada sekitar 310 kantong, terdiri dari golongan darah A sebanyak 56 kantong, B 91 kantong,  O 140 kantong, dan AB sebanyak 23 kantong. Pihaknyapun akan kembali menggelar donor darah massal bersama pihak vihara pada 27 Mei 2018 mendatang, guna memenuhi kebutuhan stok darah di Kotim. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)